MEDAN, MATANEWSTV.ID – Raudhatul Athfal (RA) Bunayya Assyifa Marelan turut berpartisipasi dalam kegiatan peragaan manasik haji anak-anak PAUD se-Kota Medan yang digelar di Asrama Haji Medan, Kecamatan Medan Johor, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana edukasi untuk menanamkan nilai religius dan mengenalkan ibadah haji kepada anak sejak usia dini.
Kegiatan yang diinisiasi Forum Pendidikan Anak Usia Dini (FORPADU) Kota Medan tersebut diikuti 390 siswa yang terbagi dalam 21 kelompok PAUD dari sejumlah wilayah, di antaranya Medan Marelan, Medan Labuhan, Medan Barat, Medan Timur, dan Medan Denai.
Mengusung tema “Dengan Peragaan Manasik Haji Kami Siap Menjadi Generasi Islam yang Cinta Baitullah”, kegiatan ini dirancang sebagai pembelajaran interaktif agar anak-anak mengenal tahapan ibadah haji melalui praktik langsung.
RA Bunayya Assyifa Marelan, lembaga pendidikan di bawah Yayasan Bunayya Assyifa yang beralamat di Jalan Pasar Nippon Nomor 115, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, mengikuti kegiatan tersebut bersama para guru pendamping.
Ketua Yayasan Bunayya Assyifa, Ustaz Syahrul Idrus, mengatakan keikutsertaan tersebut merupakan bentuk komitmen yayasan dalam membangun karakter, moral, dan fondasi keagamaan peserta didik sejak dini.
Menurutnya, pembelajaran agama melalui praktik langsung dapat membantu anak memahami materi dengan cara yang lebih menyenangkan dan mudah diingat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus membentuk karakter anak agar tumbuh menjadi generasi yang mencintai ajaran agama,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, anak-anak diperkenalkan dengan sejumlah rangkaian ibadah haji, mulai dari mengenakan pakaian ihram, tawaf, sa’i antara Bukit Safa dan Marwah, hingga prosesi lempar jumrah. Para peserta juga dibimbing melafalkan doa dan kalimat talbiyah.
Selain mengenalkan rukun Islam kelima, kegiatan ini bertujuan melatih kedisiplinan, kebersamaan, kesabaran, serta kemampuan anak mengikuti arahan pembimbing.
Kepala RA Bunayya Assyifa, Ade Myrawati, S.Pd., menegaskan bahwa peragaan manasik haji bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari pendidikan karakter dan penguatan pemahaman agama.
“Harapan kami, anak-anak tumbuh menjadi generasi Muslim yang memiliki kecintaan mendalam terhadap ajaran agamanya. Semoga pengalaman ini juga menumbuhkan motivasi mereka untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci ketika dewasa nanti,” ungkapnya.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dengan antusiasme para peserta yang mengikuti setiap tahapan manasik di bawah bimbingan guru. Sejumlah orang tua dan wali murid juga hadir untuk memberikan dukungan kepada anak-anak mereka.
Keterlibatan orang tua dinilai penting dalam memperkuat pendidikan agama yang diberikan di sekolah, sehingga nilai-nilai kebaikan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, RA Bunayya Assyifa Marelan berharap pendidikan berbasis nilai keagamaan dapat terus diperkuat untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia, berkarakter, serta memiliki kecintaan terhadap Islam sejak usia dini. (Nain)

















