LABUHANBATU SELATAN, MATANEWSTV.ID – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) mulai memperkuat koordinasi pemerintahan desa dengan menyoroti sejumlah agenda strategis, mulai dari persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), rencana pemekaran desa, hingga peningkatan kualitas pelayanan dasar masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Labusel, Sahrul Tanjung, saat memimpin apel gabungan di halaman Kantor Bupati Labusel, Senin (2/11/2026).
Dalam arahannya, Sahrul meminta seluruh jajaran perangkat daerah tidak sekadar menjalankan program secara administratif, tetapi memastikan setiap kebijakan direncanakan dengan matang, dilaksanakan secara terukur, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Terkait persiapan Pilkades, ia menekankan pentingnya kesiapan seluruh tahapan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal itu dinilai menjadi faktor penting untuk mewujudkan proses pemilihan yang aman, tertib, dan demokratis.
Menurutnya, Pilkades bukan hanya agenda pergantian kepemimpinan di tingkat desa, tetapi juga momentum menentukan figur yang memiliki kapasitas dalam mengelola pemerintahan dan mendorong kemajuan pembangunan desa.
Selain Pilkades, rencana pemekaran desa juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Sahrul mengingatkan agar kebijakan tersebut didasarkan pada kajian menyeluruh, bukan semata-mata untuk menambah wilayah administratif.
Pemekaran harus mampu mendekatkan pelayanan publik, mempercepat pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kesiapan administrasi, kelembagaan, dan kemampuan keuangan daerah harus menjadi pertimbangan utama sebelum kebijakan tersebut direalisasikan.
Dorong Program Sapa Desa dan Penguatan Posyandu
Dalam kesempatan itu, Sahrul juga menyoroti program Sapa Desa yang diharapkan menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Melalui program tersebut, seluruh perangkat daerah didorong lebih aktif turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi, mengidentifikasi persoalan, serta memastikan berbagai kebutuhan masyarakat mendapatkan tindak lanjut yang konkret.
Di sektor pelayanan dasar, penguatan Posyandu melalui penerapan Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) juga menjadi perhatian. Posyandu diharapkan mampu menjalankan fungsi pelayanan secara aktif, terpadu, dan berkelanjutan dengan dukungan serta koordinasi lintas perangkat daerah.
Sahrul menilai, keberhasilan pelayanan publik tidak cukup hanya diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan perubahan dan manfaat dari program pemerintah.
Perangkat Daerah Diminta Perkuat Kolaborasi
Menutup arahannya, Sahrul mengingatkan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Labusel agar memperkuat kolaborasi, komitmen, dan tanggung jawab dalam menjalankan agenda pembangunan daerah.
Ia menegaskan, setiap program harus didukung perencanaan yang matang, pelaksanaan yang terukur, serta evaluasi berkelanjutan agar tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial atau laporan administratif.
“Pemerintah yang baik bukan hanya bekerja di balik meja, tetapi hadir, peduli, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” pesan Sahrul.
Apel gabungan tersebut menjadi momentum konsolidasi internal Pemerintah Kabupaten Labusel untuk menyelaraskan agenda pemerintahan, memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Melalui penguatan berbagai program tersebut, pemerintah daerah diharapkan semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan prioritas serta kepentingan warga Labuhanbatu Selatan.
(Ali Doar Nasution S.Pd)

















