SUMUT | | MATANEWSTV.Com
Simalungun, 7 Maret 2025 – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Simalungun kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas melalui program “Polri Peduli Masyarakat”.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada Jumat pagi ini, jajaran Sat Lantas Polres Simalungun membagikan segitiga pengaman kepada para pengemudi serta memberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara.
Aksi ini digelar di Jalan Medan, tepatnya di depan SPBU Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, dengan melibatkan sejumlah personel kepolisian yang langsung turun ke lapangan.
Dipimpin oleh PS Kanit Kamsel AIPTU Budi Cahyadi, didampingi AIPDA Armen Purba dan BRIPKA Irmayudi, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peralatan keselamatan saat berkendara.
Polri Hadir untuk Keselamatan Masyarakat Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, dalam keterangannya pada Jumat pagi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas dan penggunaan alat keselamatan seperti segitiga pengaman. Kami ingin memastikan bahwa setiap pengemudi memiliki perlengkapan yang dapat membantu mereka dalam kondisi darurat di jalan,” Ujar AKP Verry Purba.
Segitiga pengaman sendiri merupakan perangkat keselamatan yang wajib dimiliki oleh setiap kendaraan, terutama mobil.
Alat ini berfungsi sebagai tanda peringatan jika kendaraan mengalami kerusakan atau harus berhenti di jalan.
Saat memberikan edukasi kepada pengemudi, AIPTU Budi Cahyadi menekankan pentingnya penempatan segitiga pengaman pada jarak 25-30 meter dari kendaraan yang berhenti.
Hal ini bertujuan agar pengendara lain memiliki waktu yang cukup untuk mengurangi kecepatan atau menghindari kecelakaan.
Antusiasme Masyarakat dan Dampak Positif Para pengemudi yang menerima segitiga pengaman mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini.
Salah seorang pengendara, Andi (45), menyampaikan apresiasinya terhadap kepolisian yang telah memberikan alat keselamatan tersebut secara gratis.
“Saya sangat berterima kasih kepada Polres Simalungun. Selama ini saya belum memiliki segitiga pengaman, padahal alat ini sangat penting. Selain itu, saya juga mendapatkan banyak pengetahuan baru tentang aturan berlalu lintas yang aman,” Ungkap Andi.
Selain membagikan segitiga pengaman, petugas juga menyampaikan himbauan terkait kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, batas kecepatan, penggunaan sabuk pengaman, serta larangan menggunakan ponsel saat mengemudi.
Hal ini dilakukan guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Simalungun.
Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Jonni FH. Sinaga, SH, melalui Kasi Humas menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi preventif dalam menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas.
“Kami terus berupaya mengurangi angka kecelakaan dengan langkah-langkah preventif seperti sosialisasi dan pembagian alat keselamatan. Edukasi seperti ini diharapkan dapat menciptakan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat,” Tegasnya.
Upaya Berkelanjutan dalam Menciptakan Lalu Lintas yang Aman Kegiatan ini bukan yang terakhir.
Polres Simalungun berencana untuk terus melakukan sosialisasi serupa di berbagai titik rawan kecelakaan di Kabupaten Simalungun.
Langkah ini sejalan dengan upaya Polri dalam menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas).
Data yang dihimpun menunjukkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Simalungun mengalami tren penurunan dalam beberapa bulan terakhir.
Hal ini menjadi indikasi bahwa program-program preventif yang dilakukan oleh kepolisian, termasuk sosialisasi keselamatan berkendara, telah memberikan dampak positif.
Di akhir kegiatan, AKP Verry Purba kembali mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan saat berlalu lintas.
“Kami berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat dari kegiatan ini, tetapi juga ikut menyebarluaskan pesan keselamatan berlalu lintas kepada keluarga dan lingkungan mereka. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama,” Tutupnya.
Dengan semakin banyaknya inisiatif seperti ini, diharapkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan lalu lintas yang lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan.
🔹 Ilham Lubis














