MEDAN, MATANEWSTV.ID – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan fasilitas kepelabuhanan melalui pemanfaatan teknologi modern. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan dengan mendukung penerapan teknologi pemindai peti kemas atau High Container Scanner (Hi-Co Scan) di Terminal Peti Kemas Internasional Belawan.
Terminal yang dikelola PT Belawan New Container Terminal (BNCT), perusahaan patungan Pelindo dan DP World, tersebut dipersiapkan untuk menerapkan teknologi Hi-Co Scan sebagai upaya meningkatkan efektivitas pemeriksaan peti kemas sekaligus memperlancar arus logistik di Pelabuhan Belawan.
Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi pelayanan tambahan pada layanan jasa peti kemas yang berlangsung di Medan, Selasa (20/10/2026). Dalam kesempatan itu, BNCT memaparkan kesiapan penerapan Hi-Co Scan di Terminal A dan Terminal B, termasuk penyediaan fasilitas pendukung berupa ruang kontrol, infrastruktur jaringan, serta integrasi sistem antarpihak terkait.
Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, mengatakan peningkatan fasilitas dan pemanfaatan teknologi merupakan bagian penting dari komitmen Pelindo dalam mewujudkan pelayanan kepelabuhanan yang semakin efektif, efisien, dan kompetitif.
Menurutnya, penerapan Hi-Co Scan diharapkan mampu mendukung proses pemeriksaan peti kemas agar lebih cepat, sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap aktivitas keluar-masuk barang di kawasan pelabuhan.
“Pelindo terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja operasional di Pelabuhan Belawan, baik melalui kesiapan peralatan, optimalisasi proses operasional, maupun penerapan teknologi. Salah satunya melalui Hi-Co Scan yang diharapkan dapat mendukung proses pemeriksaan peti kemas menjadi lebih efektif dan efisien,” ujar Yusrizal.
Ia menjelaskan, inisiasi penerapan teknologi Hi-Co Scan di BNCT telah dimulai sejak 2023. Setelah melalui sejumlah tahapan persiapan dan koordinasi dengan berbagai pihak, implementasi fasilitas tersebut kini dapat direalisasikan sebagai bagian dari penguatan sistem pemeriksaan peti kemas di Pelabuhan Belawan.
Yusrizal menegaskan, keberhasilan peningkatan layanan kepelabuhanan membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari instansi pemerintah, operator terminal, pengguna jasa hingga pihak-pihak lain dalam ekosistem pelabuhan.
“Kami berharap penerapan Hi-Co Scan dapat mempercepat proses pemeriksaan, memperlancar arus keluar-masuk peti kemas, serta meningkatkan efektivitas pengawasan. Pada akhirnya, peningkatan pelayanan ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan dunia usaha terhadap Pelabuhan Belawan,” tambahnya.
Melalui penguatan infrastruktur, pemanfaatan teknologi, dan sinergi antarpemangku kepentingan, Pelindo Regional 1 Belawan optimistis kualitas pelayanan kepelabuhanan akan terus meningkat.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Pelabuhan Belawan sebagai simpul logistik strategis yang andal, efisien, dan mampu bersaing dalam mendukung perdagangan domestik maupun internasional. (FS)

















