TANJUNG PURA, MATANEWSTV.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, memperkuat pelayanan kesehatan bagi warga binaan melalui pemberian obat tuberkulosis (TBC) secara teratur serta penyaluran vitamin dan susu bagi warga binaan lanjut usia (lansia).
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (7/10/2026) tersebut merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak kesehatan warga binaan, sekaligus mendukung pencegahan penyebaran penyakit di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan obat TBC sesuai kebutuhan pengobatan masing-masing warga binaan. Pengawasan dilakukan untuk memastikan obat dikonsumsi secara teratur dan sesuai dengan ketentuan medis.
Kepatuhan menjalani pengobatan menjadi salah satu aspek penting dalam penanganan TBC. Karena itu, pemberian obat yang disertai pemantauan berkala diharapkan dapat mendukung proses pemulihan pasien sekaligus membantu menekan risiko penularan di lingkungan rutan.
Selain penanganan penyakit, Rutan Tanjung Pura juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan gizi warga binaan lansia. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembagian vitamin dan susu yang dilaksanakan secara berkelanjutan dengan jadwal satu kali dalam sepekan.
Pemberian tambahan asupan tersebut bertujuan membantu menjaga kondisi tubuh dan menunjang kebutuhan gizi warga binaan lansia. Kelompok ini membutuhkan perhatian khusus agar kondisi kesehatannya tetap terpelihara selama menjalani masa pembinaan.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga mencakup upaya pencegahan, pemeliharaan kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan gizi bagi warga binaan.
Melalui program yang dilaksanakan secara rutin, Rutan Kelas IIB Tanjung Pura berupaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan nyaman. Pelayanan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan warga binaan mendapatkan perhatian kesehatan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Dengan pemberian obat yang terpantau serta dukungan pemenuhan gizi secara berkelanjutan, kondisi kesehatan warga binaan diharapkan tetap terjaga dan risiko penyebaran penyakit di lingkungan rutan dapat diminimalkan. (A.Y)














