Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pematang Siantar

Sosialisasi Operasi Ketupat Toba 2025 untuk Antisipasi Lonjakan Arus Mudik

175
×

Sosialisasi Operasi Ketupat Toba 2025 untuk Antisipasi Lonjakan Arus Mudik

Sebarkan artikel ini

Polres Pematangsiantar

SUMUT | | MATANEWSTV.Com

Pematangsiantar — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pematangsiantar menggelar sosialisasi “Operasi Ketupat Toba 2025” serta himbauan keselamatan berlalu lintas di Jalan SM. Raja, Kota Pematangsiantar, Rabu (26/3/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini bertujuan meminimalisir angka kecelakaan sekaligus memastikan kelancaran arus mudik dan balik saat Idul Fitri 1446 H.

Kasat Lantas Polres Pematangsiantar, IPTU Friska Susana, S.H., menegaskan bahwa operasi ini fokus pada 3 (tiga) aspek utama :

  1. penurunan fatalitas korban kecelakaan,
  2. peningkatan kedisiplinan berkendara, dan
  3. pencegahan kemacetan selama periode libur Lebaran.

“Kami ingin menciptakan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang kondusif, terutama saat arus mudik dan balik,” tegas Friska dalam keterangan resminya.  

Target Operasi Ketupat Toba 2025

  • Penurunan Angka Kecelakaan Edukasi masyarakat tentang keselamatan berkendara, termasuk bahaya ugal-ugalan, fatigue driving, dan pelanggaran rambu lalu lintas.
  • Pencegahan Kemacetan —Koordinasi dengan dinas terkait untuk mengoptimalkan jalur alternatif dan rekayasa lalu lintas di titik rawan macet.
  • Peningkatan Kepatuhan — Penguatan operasi gabungan seperti penindakan pelanggaran “safety gear”, overloading, dan pelanggaran batas kecepatan.  

Friska juga berharap sosialisasi ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih tertib, sehingga tercipta situasi lalu lintas yang aman di wilayah hukum Polres Pematangsiantar.

Antisipasi Arus Mudik Lebaran 2025

Berdasarkan data Sat Lantas, lonjakan volume kendaraan diperkirakan meningkat 20-25 selama periode Operasi Ketupat Toba 2025 (5-15 April 2025). Masyarakat diimbau untuk :

  • Memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian.
  • Menghindari perjalanan saat kondisi lelah.
  • Mematuhi aturan muatan dan kapasitas penumpang.

“Kami akan hadir di titik-titik rawan untuk memastikan perjalanan warga lancar dan selamat,” tambah Friska.  

Operasi ini melibatkan gabungan polisi, TNI, dan instansi transportasi,  dengan posko pengaduan 24 jam yang dapat diakses via hotline Sat Lantas Polres Pematangsiantar.

Baca juga   Polsek Siantar Utara Selesaikan Dugaan Pencurian Besi Melalui Restorative Justice

(Ilham Lubis)

Sumber  Humas Polres Pematangsiantar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *