Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahDeli SerdangPeristiwa

Kapolrestabes Medan Tetap Tinjau Lokasi Longsor Desa Sembahe Meski Diguyur Hujan

267
×

Kapolrestabes Medan Tetap Tinjau Lokasi Longsor Desa Sembahe Meski Diguyur Hujan

Sebarkan artikel ini

SIBOLANGIT matanewstv.com –

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., menunjukkan dedikasi luar biasa dengan meninjau langsung lokasi bencana longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Kamis (28/11/2024).

Hujan deras yang mengguyur tidak mengurangi semangatnya untuk memastikan penanganan korban berjalan maksimal.

Dalam peninjauannya, Kapolrestabes Medan menegaskan komitmen penuh terhadap keselamatan warga yang terdampak bencana.

“Hari ini, kami berhasil mengevakuasi dua korban meninggal dunia. Hingga kemarin sore pukul 18.00 WIB, lokasi longsor ini masih belum bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” jelas Gidion.

Ia juga menyampaikan bahwa upaya pencarian dan evakuasi korban terus dilakukan oleh Tim Tanggap Darurat.

Tim ini terdiri dari BPBD Kabupaten Deliserdang, personel Polda Sumut, Polrestabes Medan, Polsek Pancur Batu, dan berbagai pihak lainnya yang bekerja dengan bantuan alat berat.

“Hingga saat ini, total korban meninggal dunia yang sudah dievakuasi mencapai sembilan orang. Tujuh korban ditemukan kemarin, dan dua lagi hari ini. Seluruh jenazah telah diserahkan kepada keluarga masing-masing setelah dilengkapi berita acara,” ungkapnya.

Selain itu, sebanyak 20 korban luka-luka telah mendapatkan perawatan di RSUP Adam Malik.

“Berdasarkan informasi dari tim medis, para korban luka ringan kini sudah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan,” tambah Gidion.

Kapolrestabes Medan juga memastikan bahwa proses evakuasi akan terus berlanjut, termasuk menyisir lokasi bencana, mengevakuasi barang-barang milik korban seperti kendaraan, serta membersihkan material longsor yang menghalangi akses jalan.

Bencana longsor di Desa Sembahe ini menjadi perhatian serius, mengingat dampaknya yang cukup besar terhadap warga setempat. Tim gabungan terus bekerja tanpa henti untuk memulihkan kondisi daerah tersebut.

Baca juga   Cegah Kenakalan Remaja, Muspika Batang Kuis Gelar Sosialisasi

(Nain)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *