Jakarta | MATANEWSTV.com — Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi Sumatera Utara (AMPAKSU) mendesak Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung Republik Indonesia untuk bersikap transparan dan tidak melindungi oknum hakim yang diduga melanggar etik dalam proses persidangan perkara perdata No. 8/Pdt.G/2023/PN Tjb di Pengadilan Negeri Tanjung Balai Asahan.
Desakan ini mencuat setelah laporan dugaan pelanggaran yang disampaikan oleh So Huan kepada Bawas MA pada 7 Oktober 2025, hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti. Meski pemeriksaan telah dilakukan, pelapor mengaku tak pernah mendapatkan informasi resmi mengenai hasil penyelidikan tersebut.
Koordinator AMPAKSU Jakarta, Aura Axnesia, menilai lambatnya publikasi hasil pemeriksaan Bawas MA berpotensi menimbulkan spekulasi negatif di masyarakat. Menurutnya, langkah Bawas yang sempat turun langsung melakukan pemeriksaan ke daerah menjadi indikasi bahwa laporan So Huan dipandang memiliki dasar kuat.
“Jika dari awal Bawas tidak melihat adanya dugaan pelanggaran, tidak mungkin mereka turun hingga ke daerah. Tapi sampai hari ini hasil pemeriksaannya belum juga dirilis. Ini memicu multitafsir dan mencerminkan minimnya transparansi,” ujar Aura, Kamis (11/12/25).
AMPAKSU menegaskan akan terus mengawal laporan tersebut hingga ada kejelasan tentang dugaan pelanggaran yang dilakukan majelis hakim terkait. Aura juga meminta Bawas MA untuk tidak memberikan perlindungan kepada siapapun yang terbukti merusak integritas peradilan.
“Kami tidak ingin ada oknum hakim nakal yang justru menciderai kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Bawas harus tegas dan transparan,” tegasnya.
Sehari sebelumnya, AMPAKSU telah melayangkan surat resmi kepada Bawas MA untuk meminta penjelasan atas status laporan tersebut. Namun bila permohonan klarifikasi itu tidak ditanggapi secara serius, AMPAKSU menyatakan siap menggelar aksi unjuk rasa di kantor Bawas maupun Mahkamah Agung RI.
“Buktinya, terlapor sudah dipindahkan ke Pandeglang. Ada apa? Jika konfirmasi kami tidak direspons, kami akan menggelar aksi besar-besaran,” tegas Aura.
AMPAKSU memastikan akan terus mengawal proses ini sebagai bentuk komitmen menjaga integritas peradilan serta mendorong supremasi hukum yang transparan dan akuntabel.
🔶 ( Yandriemars;)














