SUMUT 🔷 matanewstv.com
SIMALUNGUN | MATANEWSTV.com –Guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta peredaran narkoba, Polres Simalungun melalui Polsek Tanah Jawa terus gencar melakukan langkah preventif dengan menggelar kegiatan sambang dan sosialisasi langsung ke tengah masyarakat.
Pada Selasa, 29 Juli 2025 sekitar pukul 13.00 WIB, Bhabinkamtibmas Polsek Tanah Jawa, Aiptu M. Nur Nasution, melakukan kunjungan ke Kantor Pangulu Nagori Bah Jambi II, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan keterbukaan antara kepolisian, aparat desa, dan masyarakat.
Kapolsek Tanah Jawa, KOMPOL Asmon Bufitra, SH., MH., dalam keterangannya pada malam hari pukul 23.30 WIB, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud konkret dari program “Polri untuk Masyarakat” yang menitikberatkan pada kolaborasi dan komunikasi aktif dengan warga.
“Kami ingin masyarakat memahami dampak hukum dan lingkungan dari karhutla, sekaligus menyadari ancaman serius dari penyalahgunaan narkoba. Edukasi ini penting, terlebih wilayah Tanah Jawa tergolong rawan,” ujar Kapolsek Asmon.
Dalam pertemuan bersama Pangulu Nagori Bah Jambi II, Rahman Siregar, dan seluruh perangkat nagori, Aiptu M. Nur Nasution menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas.
Ia menekankan larangan keras membuka lahan dengan cara dibakar, mengingat risiko terjadinya kebakaran besar yang merugikan banyak pihak dan berimplikasi hukum.
“Kami ingatkan warga agar tidak membakar lahan, terutama di musim kemarau ini. Itu melanggar undang-undang dan bisa berakibat pidana,” tegas Aiptu Nur.
Selain isu karhutla, Bhabinkamtibmas juga memberikan penyuluhan mengenai bahaya narkoba yang saat ini mulai menyasar berbagai kalangan, termasuk anak muda di pedesaan.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari peredaran gelap narkotika.
“Warga harus peduli terhadap keamanan lingkungan. Narkoba tidak hanya merusak masa depan generasi muda, tapi juga merusak ketahanan sosial masyarakat,” tambahnya.
Dipilihnya Kantor Pangulu Nagori sebagai lokasi sosialisasi dinilai strategis, karena berfungsi sebagai pusat informasi pemerintahan desa yang mampu menjangkau seluruh elemen masyarakat.
Menanggapi kegiatan tersebut, Pangulu Rahman Siregar menyampaikan apresiasi atas kepedulian pihak kepolisian dan menyatakan komitmennya untuk meneruskan pesan-pesan kamtibmas kepada warga.
“Kami sangat mendukung dan siap bersinergi. Nagori kami memang rawan karhutla, dan kami ingin membentengi masyarakat dari ancaman narkoba,” ucapnya.
Kapolsek Asmon Bufitra berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini, baik dalam bentuk karhutla, penyalahgunaan narkoba, maupun konflik sosial.
“Pendekatan humanis dan edukatif ini adalah bagian dari profesionalisme Polri. Kami ingin hadir sebagai mitra masyarakat, bukan hanya sebagai penegak hukum,” pungkasnya.
Dengan berlangsungnya kegiatan sambang dan sosialisasi secara aman dan lancar, Polres Simalungun kembali membuktikan komitmennya untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat dan negara.
(Ilham Lubis)















