SUMUT | MATANEWSTV.COM
Medan — Semangat religius dan kebersamaan tampak begitu kental dalam gelaran Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-58 Tingkat Kota Medan yang berlangsung meriah di Jalan KL. Yos Sudarso KM 10,5, Sabtu pagi (19/4/2025).
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan turut hadir dan berbaur dengan peserta serta masyarakat dalam kegiatan tahunan ini.
Acara pembukaan secara resmi dipimpin oleh Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang juga melepas kontingen pawai dari 21 kecamatan di Kota Medan.
Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan pentingnya MTQ sebagai ajang pembinaan moral dan spiritual masyarakat.
“MTQ bukan hanya soal kompetisi tilawah, tetapi juga wujud nyata pembinaan generasi muda yang berakhlak mulia. Ini adalah momentum untuk memperkuat nilai-nilai Islam di tengah masyarakat dan mempererat persatuan di Kota Medan,” ujar Rico Tri Putra Bayu Waas.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan menyambut hangat iring-iringan kontingen, terutama saat Kecamatan Medan Belawan melintas.
Ia melambaikan tangan sembari didampingi Danyonmarhanlan I Belawan serta sejumlah pejabat lainnya. Kontingen Medan Belawan dengan semangat meneriakkan yel-yel “Belawan Rupawan, Belawan Berkawan”, yang merupakan moto khas AKBP Oloan dalam menjaga keamanan wilayahnya.
“Kegiatan seperti ini memberikan dampak positif terhadap pembinaan karakter masyarakat, terutama generasi muda. Semoga dari kegiatan ini lahir generasi Qur’ani yang turut menjaga keamanan dan kedamaian di Kota Medan, khususnya Belawan,” kata Kapolres.
Pawai berlangsung aman dan tertib berkat dukungan personel Polri dan TNI, serta peran aktif masyarakat.
Selain pawai, MTQ ke-58 Kota Medan juga akan menyuguhkan berbagai cabang perlombaan, seperti :
- Tilawah Al-Qur’an,
- Hifzh Al-Qur’an (hafalan),
- Tafsir Al-Qur’an,
- Fahmil Qur’an (cerdas cermat), dan
- Syahril Qur’an (pidato Al-Qur’an).
Rangkaian kegiatan akan berlangsung selama 5 (lima) hari ke depan di area utama yang telah disiapkan Pemko Medan, lengkap dengan stan bazar, pentas seni Islam, dan layanan publik dari OPD terkait.
MTQ ini diharapkan menjadi sarana meningkatkan kualitas keimanan sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan dalam bingkai ukhuwah Islamiyah.
(Arianto).















