MEDAN, MATANEWSTV.ID – Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Sumatera Utara mengecam keras aksi pembakaran hutan yang dilaporkan terjadi di sejumlah daerah. Organisasi tersebut mendesak Presiden Prabowo Subianto bersama aparat penegak hukum mengambil langkah tegas untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan memproses pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum.
Ketua DPW IMO Indonesia Sumatera Utara, HA Nuar Erde, menilai pembakaran hutan merupakan persoalan serius yang mengancam kelestarian lingkungan dan kehidupan masyarakat. Karena itu, pemerintah diminta memberikan perhatian khusus serta memastikan penegakan hukum berjalan profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.
Menurut Nuar Erde, dampak kebakaran hutan tidak hanya merusak ekosistem dan mengancam keanekaragaman hayati, tetapi juga berpotensi menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan masyarakat serta aktivitas sosial dan ekonomi warga.
“Kami mengecam keras tindakan pembakaran hutan. Kami meminta Presiden Prabowo Subianto mendorong pengusutan secara menyeluruh agar pihak-pihak yang terbukti terlibat segera diproses sesuai hukum yang berlaku. Jangan ada kompromi terhadap pelaku yang terbukti melakukan pembakaran hutan,” tegas Nuar Erde di Medan, Jumat (23/10/2026).
Ia meminta aparat penegak hukum mengungkap penyebab kebakaran secara transparan, menelusuri dugaan keterlibatan pihak-pihak terkait, serta memastikan setiap proses penanganan perkara dilakukan secara objektif dan berkeadilan.
Nuar Erde juga mengingatkan bahwa penanganan kebakaran hutan tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman api. Langkah pencegahan, pengawasan kawasan rawan kebakaran, dan penindakan terhadap pelanggaran hukum harus diperkuat agar peristiwa serupa tidak terus berulang.
Sekretaris IMO Sumut: Jangan Ada Toleransi terhadap Pelanggaran
Senada dengan Ketua DPW, Sekretaris IMO Indonesia Sumatera Utara, Harun Al Rasyid, turut mengecam keras dugaan aksi pembakaran hutan di sejumlah daerah.
Harun mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan menyeluruh serta menindak pihak-pihak yang terbukti terlibat sesuai peraturan perundang-undangan.
Menurutnya, ketegasan aparat menjadi faktor penting untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas.
“Jangan beri ampun dalam arti jangan ada toleransi terhadap pelanggaran hukum yang terbukti dilakukan oleh pelaku pembakaran hutan. Pemerintah dan aparat penegak hukum harus bertindak tegas, mengusut tuntas kasus-kasus tersebut, serta membawa pihak yang bertanggung jawab ke proses hukum,” ujar Harun.
Ia menegaskan, perlindungan hutan membutuhkan komitmen bersama antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Upaya tersebut harus diwujudkan melalui pengawasan yang konsisten, pencegahan dini, serta penindakan terhadap setiap pelanggaran yang terbukti.
IMO Sumut Dorong Pengawasan dan Pencegahan
Jajaran pengurus IMO Indonesia Sumatera Utara juga menyerukan agar pemerintah pusat dan daerah memperkuat koordinasi dalam mencegah kebakaran hutan dan mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab.
IMO Sumut berharap penanganan kasus kebakaran hutan tidak berhenti pada pemadaman, tetapi dilanjutkan dengan penyelidikan yang menyeluruh, penegakan hukum yang konsisten, dan evaluasi terhadap pengawasan di kawasan rawan kebakaran.
Organisasi tersebut turut mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan serta melaporkan dugaan pembakaran hutan kepada pihak berwenang melalui saluran resmi.
IMO Indonesia Sumatera Utara menegaskan bahwa hutan merupakan aset penting bagi keberlangsungan hidup manusia dan keseimbangan ekosistem. Karena itu, dugaan tindak pidana yang mengakibatkan kerusakan hutan harus ditangani secara serius berdasarkan bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.
Mereka berharap langkah tegas pemerintah dapat memperkuat perlindungan lingkungan sekaligus memastikan bahwa siapa pun yang terbukti melanggar hukum bertanggung jawab atas perbuatannya.
(A.Y)

















