Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaMedan

WRC Sumut Soroti Kinerja Wali Kota Medan, Banjir dan Macet Masih Jadi PR

65
×

WRC Sumut Soroti Kinerja Wali Kota Medan, Banjir dan Macet Masih Jadi PR

Sebarkan artikel ini

MEDAN, MATANEWSTV.COM — Walet Reaksi Cepat (WRC) Sumatera Utara menyoroti kinerja Pemerintah Kota Medan yang dinilai masih menghadapi pekerjaan rumah besar dalam menangani persoalan banjir dan kemacetan.

Ketua WRC Sumut Johan Merdeka mengatakan, setelah sekitar satu setengah tahun pemerintahan Wali Kota Medan Rico Waas berjalan, dua persoalan tersebut masih menjadi keluhan masyarakat.

“Setahun setengah Wali Kota Medan menjabat, persoalan banjir terus melanda dan kemacetan juga masih menjadi keluhan masyarakat. Ini harus segera ada langkah konkret dan solusi jangka panjang dari Pemko Medan,” ujar Johan dalam keterangannya yang beredar di media sosial, Rabu (10/9/2026).

Menurut Johan, persoalan banjir tidak hanya berkaitan dengan curah hujan, tetapi juga perlu dilihat dari efektivitas sistem drainase dan penanganan sungai di wilayah Kota Medan.

WRC Sumut turut menyoroti kinerja Kepala Dinas PUPR Kota Medan yang membawahi bidang PKPCKTR. Johan menilai, pengerjaan drainase di sejumlah ruas jalan masih belum maksimal sehingga berpotensi memperburuk persoalan genangan saat hujan.

“Selain Wali Kota, yang harus dievaluasi juga adalah kinerja Kepala Dinas PUPR Medan. Pengerjaan drainase di beberapa titik masih belum maksimal. Kalau drainasenya buruk, ya banjir tidak akan selesai,” katanya.

Selain banjir, WRC Sumut meminta Pemko Medan memberikan perhatian serius terhadap persoalan kemacetan yang terjadi di sejumlah ruas jalan.

Johan berharap pemerintah tidak hanya melakukan penanganan ketika banjir atau kemacetan terjadi, tetapi menyusun langkah yang bersifat jangka panjang dan terukur.

“Kami dari WRC Sumut berharap Pemko Medan segera mengevaluasi dan mempercepat penanganan drainase, normalisasi sungai, serta rekayasa lalu lintas. Jangan sampai warga terus jadi korban banjir dan macet setiap tahun,” ujarnya.

Johan menegaskan, kritik tersebut merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial masyarakat sipil terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Baca juga   BBPVP Medan dan KSPSI AGN Sumut Perkuat Sinergi demi Kesejahteraan Pekerja

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kota Medan belum memberikan tanggapan resmi mengenai kritik yang disampaikan WRC Sumut.

(A.Yd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *