Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Labuhanbatu SelatanPendidikanPolisi Persisi

Polisi Peduli Pendidikan, Wakapolres Labusel Ajak Santri Ar-Rasyid Jauhi Narkoba dan Perundungan

8
×

Polisi Peduli Pendidikan, Wakapolres Labusel Ajak Santri Ar-Rasyid Jauhi Narkoba dan Perundungan

Sebarkan artikel ini

LABUSEL, MATANEWSTV.ID — Wakapolres Labuhanbatu Selatan KOMPOL Moch Guntur Pryantoko mengajak para santri Pesantren Ar-Rasyid menjauhi penyalahgunaan narkoba, mencegah perundungan, serta bijak menggunakan media sosial. Ajakan tersebut disampaikan melalui program Polisi Peduli Pendidikan di pesantren yang berada di Jalinsum Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Senin (19/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres bersama personel Polres Labuhanbatu Selatan memberikan edukasi tentang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk pencegahan kenakalan remaja, bahaya narkoba, perundungan atau bullying, serta penyebaran berita bohong atau hoaks.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun kesadaran hukum sekaligus memperkuat karakter generasi muda melalui pendekatan edukatif di lingkungan pendidikan.

Para santri diingatkan bahwa perundungan bukan sekadar candaan. Tindakan mengejek, menyakiti secara fisik maupun verbal, hingga merendahkan orang lain melalui media sosial dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kondisi psikologis dan masa depan korban.

Selain itu, santri diimbau menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, serta tidak terlibat dalam penyebaran konten yang dapat memicu keresahan di masyarakat.

Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Rosef Efendi melalui Wakapolres KOMPOL Moch Guntur Pryantoko menegaskan, program Polisi Peduli Pendidikan merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung pembentukan generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran hukum.

Menurutnya, lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Karena itu, diperlukan sinergi antara kepolisian, tenaga pendidik, pengasuh pesantren, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan yang aman serta melindungi anak-anak dari berbagai pengaruh negatif.

“Melalui kegiatan ini, kami mengajak para santri untuk menjauhi narkoba, tidak melakukan perundungan, bijak dalam menggunakan media sosial, serta tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong. Tanamkan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab sejak dini, karena generasi muda merupakan harapan masa depan bangsa,” demikian pesan Wakapolres.

Polres Labuhanbatu Selatan berharap edukasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi juga diterapkan para santri dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pesantren, keluarga, maupun masyarakat.

Kehadiran polisi di lingkungan pendidikan juga diharapkan mempererat hubungan antara Polri dan kalangan pesantren, sehingga para santri lebih terbuka untuk menyampaikan persoalan keamanan maupun meminta bantuan ketika menghadapi permasalahan.

Dalam kegiatan itu, Wakapolres didampingi Kaur Identifikasi Satreskrim IPDA Mariduk Tobing, Kanit Paminal IPDA Tampin Thomas Situmorang, Kanit Provos IPDA Haris Fadillah, serta personel Polres dan Seksi Humas Polres Labuhanbatu Selatan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polres Labuhanbatu Selatan menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga berperan dalam edukasi dan pembinaan masyarakat guna mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman serta melahirkan generasi muda berkarakter.

(Ali Doar Nasution S.Pd)

Dukung Jurnalisme Mata News TV

Dalam segala situasi, Matanewstv.id berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.

Berikan Apresiasi Sekarang
Baca juga   Kapolres Labusel Pimpin Sertijab Pejabat Strategis, Dorong Profesionalisme dan Pelayanan Prima

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *